Bagi Anda yang baru saja menekuni dunia digital melalui sebuah website, tentu masih belum memahami dengan jelas apa perbedaan antara sub-domain, parked domain, dan add-on domain. Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan ketiganya untuk Anda. Simak penjelasannya berikut ini, ya!

Sub-Domain

Subdomain ialah bagian dari domain utama yang dapat dibuat sesuka hati tanpa perlu membeli lagi domain yang lainnya. Pada umumnya, Subdomain sering digunakan untuk membedakan fungsi atau bagian dari website. Misalnya pada website klien kami www.picodio.com, untuk menjalankan  fungsinya dengan lebih optimal, maka terdapat beberapa sub-domain yang dimiliki. Salah satunya, untuk menampilkan artikel-artikel dalam blog mereka memiliki sub-domain berupa blog.picodio.com.

Parked Domain

Parked domain merupakan domain yang diparkirkan ke atas domain utama sehingga pada saat domain yang diparkirkan diakses akan menampilkan sama seperti website domain utama. Sebagai contoh, Main Domain paket hosting kami adalah www.baxohost.com, kemudian kami tambahkan sebuah Parked Domain di cPanel paket hosting kami dengan  sebuah domain www.diskonbaxo.com maka yang akan terjadi adalah ketika para pengguna membuka www.diskonbaxo.com pada browser mereka, yang akan ditampilkan adalah website www.baxohost.com. Namun demikian, Parked Domain tidak dapat dikembangkan menjadi sebuah website mandiri.

Add-On Domain

Add-on domain adalah domain yang ditambahkan ke hosting domain utama dan diarahkan ke subdirektori sebuah website sehingga domain tersebut akan menampilkan isi web dari subdirektori tersebut. Jenis ini dapat digunakan apabila Anda ingin menggunakan satu hosting untuk beberapa domain. Melalui fitur ini Anda dapat memiliki beberapa website berbeda dalam satu hosting.

Itulah tadi perbedaan sub-domain, parked domain, dan add-on domain yang perlu Anda ketahui sebagai seorang pemilik sebuah website. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Related posts: