Saat ini perkembangan dunia internet memang sangatlah pesat. Kini lebih dari jutaan website sudah bermunculan dengan bermacam – macam hosting. Hosting sendiri adalah tempat untuk menampung file-file website, mulai dari data teks, gambar video, script, atau file lainnya secara online sehingga dapat diakses oleh banyak orang. Nah, beberapa contoh hosting adalah Share Hosting, VPS, dan Cloud VPS. Mungkin Anda sudah pernah sering mendengar, tetapi banyak juga yang ternyata masih bingung mengenali perbedaan diantara ketiganya. Inilah penjelasan yang dapat membantu Anda untuk memahami perbedaan Share Hosting, VPS, dan Cloud VPS.

Share Hosting

Share hosting merupakan suatu server dengan spesifikasi tertentu yang digunakan dengan beberapa user untuk mempublikasikan website pengguna tersebut. Sesuai dengan namanya, yaitu “Share” maka resource seperti Processor, RAM, OS, dan paket lainnya yang terdapat pada server akan digunakan secara bergantian oleh semua user yang ada. Share hosting biasanya menggunakan User Interface yang lebih mudah. Selain itu, Control Panel yang lebih sering digunakan adalah cPanel, dan sPanel.

Virtual Private Server

Virtual Private Server atau VPS adalah server berupa virtualisasi yang berada dalam suatu dedicated server. Sesuai namanya yaitu “Private” sehingga pengguna dari VPS ini lebih ke private. Oleh sebab itu, resource VPS hanya digunakan oleh penyewa sendiri tanpa ada user lain yang menggunakan resource dari VPS tersebut. Biasanya VPS hanya diisi dengan Sistem Operasi Minim paket server tanpa Control Panel. Namun, ada juga yang menggunakan Control Panel, tetapi yang sering dipakai adalah virtualmin.

Cloud VPS

Cloud VPS fungsinya sama dengan VPS biasa, tetapi memiliki struktur server yang berbeda. Teknologi cloud VPS memungkinkan beberapa server dijadikan  satu serta berfungsi sebagai storage (disk virtual), beberapa server lain (Host) dijadikan satu yang berfungsi sebagai computing node (CPU virtual). Selain itu, Cloud Server juga memberikan Anda kemudahan untuk menaikkan atau menurunkan resource server seperti jumlah Core CPU, maupun jumlah RAM sesuai kebutuhan website Anda atau biasa disebut On Demand.

Itulah beberapa macam hosting yang wajib Anda ketahui. Dengan memahami perbedaan masing-masing hosting, selanjutnya Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan. Semoga berhasil, ya!

Related posts: