Seperti yang kita ketahui, saat ini perkembangan dunia digital, terutama website sangatlah pesat. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya kebutuhan server untuk melayani jumlah request atau pengunjung dari website yang makin meningkat setiap harinya. Perlu diketahui bahwa apabila meningkatkan server dari sisi perangkatnya saja tidak cukup, maka pengembangan dari sisi perangkat lunak pun sangat diperlukan.

Pada dasarnya, Apache sudah ada sejak tahun 1995 dan terus mengembangkan teknologi hingga saat ini agar dapat bekerja lebih optimal. Menariknya, pada tahun 2002, muncul pesaing Apache, yaitu Nginx (dibaca Engine X). Dengan konsep kerja yang lebih baik, Nginx mampu menghasilkan performa yang  tentunya dapat mengalahkan Apache.


Saat ini banyak pengguna Apache berpindah ke Nginx. Hal tersebut tentu terjadi bukan tanpa alasan. Berikut ini merupakan perbedaan Apache dengan Nginx yang menjadi faktor terjadinya perpindahan tersebut:

  • aSeperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa Nginx memiliki konsep kerja yang berbeda dengan Apache. Perlu diketahui bahwa konsep kerja Apache based on process, sedangkan Nginx memiliki konsep kerja based on event.
  • Apache base on process, artinya membuat proses dan membuat suatu pekerjaan hanya saat ada permintaan, sedangkan Nginx tidak akan membuat proses baru meskipun ada permintaan baru. Dengan kata lain Nginx bekerja secara multitasking.
  • Dengan konsep kerja yang lebih optimal, maka Nginx memerlukan kapasitas RAM yang rendah dibandingkan dengan Apache yang setiap request akan membuat proses baru.
  • Dalam kondisi pengaturan, Apache memang masih lebih banyak pengaturan, sehingga untuk pengaturan pada tingkatan lanjut, Apache lebih baik dibandingkan dengan Nginx.
  • Dengan lamanya masa penggunaan Apache, dokumentasi Apache lebih banyak dibandingan dengan Nginx.
  • Apache sudah mendukung banyak Operasi system. Berbeda dengan Nginx yang masih belum bisa dijalankan di sistem operasi seperti OpenVMS dan IBMI

Itulah beberapa perbedaan dari Nginx dan Apache. Anda dapat membuat keputusan sendiri mana yang lebih baik untuk digunakan pada Website Anda. Perlu diingat bahwa kebutuhan bisnis yang Anda jalankan adalah kunci utama untuk memilih web server mana yang akan dipakai.

Related posts: