Pesan kesalahan yang muncul pada website bisnis  dapat menimbulkan kesan bahwa sebagai pebisnis Anda kurang profesional. Hal ini tentu menurunkan kredibilitas website Anda dimata klien maupun pesaing bisnis. Munculnya pesan kesalahan pada website tidak dapat dianggap remeh, terutama bagi Anda yang masih awam terkait pengelolaan sebuah website. Pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang jenis-jenis pesan kesalahan pada website yang dilengkapi dengan cara mengatasinya. Tentunya wajib Anda baca agar dapat memahami permasalahan ini.

Error 403 (Forbidden)

Error 403 ini berarti bahwa permasalahan terjadi pada hak akses suatu halaman atau script. Perlu dicatat bahwa folder dalam website menggunakan hak akses 755, sedangkan script website menggunakan hak akses 644. Akan tetapi, terdapat beberapa script khusus yang menggunakan set permission bernomor lain untuk menjalankan suatu perintah.

Pesan kesalahan pada website ini bisa diatasi dengan cara login ke file manager, kemudian periksa hak akses script website Anda. Pastikan bahwa hak aksesnya adalah 755 untuk folder dan 644 untuk script website. Apabila Anda melihat adanya script atau folder yang memiliki hak akses berbeda dari apa yang telah disebutkan tadi, silakan ubah sementara ke value tersebut.

Error 404 (Not Found)

Pesan  Error 404 ini umumnya terjadi karena adanya kesalahan penulisan URL. URL halaman tersebut kemungkinan telah diubah oleh pengunggah, halaman sudah tidak tersedia, atau halaman tersebut telah dihapus. Apabila Anda pemilik website dan menemukan permasalahan ini, silahkan memeriksa daftar postingan yang Anda buat. Sebaiknya Anda memeriksa apakah file .htaccess berada dalam root document atau public html Anda. Jangan lupa untuk mengaktifkan fitur show hidden files pada cpanel Anda terlebih dulu.

Namun demikian, jika kesalahan ternyata ada pada konten yang Anda buat, silahkan membuat konten baru yang serupa. Anda juga dapat melakukan pengalihan ke halaman lain melalui fitur Redirect pada cpanel jika konten yang hilang tersebut tidak ingin ditampilkan lagi.

Error 500 (Internal Server Error)

Pada umumnya, pesan kesalahan Error 500 ini terjadi karena adanya permasalahan komunikasi antara server dan script website Anda. Hal ini juga dapat disebabkan oleh perubahan konfigurasi file .htaccess. Selain itu, perubahan yang tidak disengaja, instalasi plugin atau extension yang melakukan pada htaccess, maupun terhapusnya file .htaccess juga bisa memunculkan pesan kesalahan yang satu ini.

Untuk mengatasinya, Anda dapat meminta bantuan kepada tim dukungan teknis penyedia layanan hosting Anda. Tak heran jika dalam memilih layanan penyedia hosting, Anda diminta untuk bersikap selektif dan betul-betul memilih penyedia yang mampu memberikan dukungan teknis secara maksimal seperti yang ada pada Baxohost.

Itulah tadi beberapa jenis pesan kesalahan pada website yang sering muncul. Mengelola sebuah website bisnis memang tidak semudah yang dibayangkan. Anda harus teliti dalam mengamati detail-detail yang ada untuk mengurangi terjadinya kesalahan teknis yang mengganggu pengunjung website Anda.

Related posts: