Tidak ada yang lebih buruk daripada menyadari bahwa situs Anda telah diretas. Mungkin saja Anda sudah pernah mengalami kejadian serupa dan telah membersihkan situs agar tidak kembali diretas, namun kejadian yang sama terulang lagi dan lagi. Hingga Anda menemukan admin lain yang tidak terdaftar dalam situs mengakses situs tersebut. Lantas, apakah ini sebuah serangan Backdoor Exploit?

Perlu diketahui, bahwa ketika Anda menyampaikan hal ini pada WordPress namun pihaknya tidak dapat menemukan admin lain pada akun Anda, saat itulah sistem yang ada pada situs Anda sedang diretas. Oleh karena itu, Anda harus menghentikan kejadian WordPress Backdoor Exploits ini agar situs tidak lagi diretas.

Apa Itu Backdoor Exploit?

Backdoor exploits adalah ungkapan yang digunakan untuk mendeskripsikan situs yang telah diretas yang mana hacker mendapat akses melalui dashboard admin, meskipun tanpa mengakses situs Anda melalui halaman depan login, hacker memasuki situs melalui backdoor.

Seorang hacker melakukan hal ini dengan cara membuat sebuah script yang ditanamkan ke situs tersebut dan memungkinkan hacker mendapat akses kapanpun dia mau. Mirip dengan pembobolan rumah, pada intinya hacker membuat kunci pintu belakang rumah Anda untuk mereka sendiri. Tentu saja hal ini membuat seorang hacker tidak akan terlacak seperti pengguna yang masuk ke situs Anda melalui halaman login.

Apa yang Terjadi Saat Sistem Diretas?

Kemungkinan besar hacker akan melakukan satu atau dua hal ini apabila mereka meretas situs Anda, pertama mereka akan mengumpulkan informasi pribadi untuk tujuan spam dan mengirim email spam dari situs Anda agar pengguna percaya bahwa itu berasal dari Anda. Mereka mungkin hanya menambahkan diri mereka sebagai admin tersembunyi atau merubah beberapa hal tentang situs untuk membantu tujuan spamming mereka. Terkadang mereka juga akan mengupload sebuah file ke dalam situs dengan script backdoor di dalamnya.

Hacker masuk ke dalam situs Anda melalui kelemahan seperti bugs yang ditemukan dan dapat dihindari dengan update secara regular. Anda harus selalu mengupdate versi wordpress karena celah keamanan pada versi lama telah diketahui publik dan beresiko bagi mereka yang belum mengupdate. Update situs, plugin dan tema untuk mencegah lubang keamanan. Anda harus melakukan hal ini sesegera mungkin daripada melakukannya pada hari tertentu setiap minggu atau bulan karena semakin banyak Anda menunggu semakin besar kemungkinan sistem Anda diretas.

Lakukan Hal-hal Ini Jika Anda Diretas!

Mulailah dengan rencana recovery karena sebuah backup dapat menjadi kunci pemulihan dimana akan lebih mudah untuk merestore situs Anda saat terjadi gangguan. Perhatikan pengumuman tentang titik kelemahan yang diberitahu WordPress, dari tema dan plugin agar Anda waspada terhadap bugs yang ada. Kemudian perhatikan tampilan situs Anda apakah ada pesan yang mungkin memberitahu pengunjung bahwa situs mungkin diretas misalnya pop-up yang memberitahu pengunjung Anda bahwa situs tidak aman, sertifikat yang tidak terpercaya atau White Screen of Death.

Jika Anda mendapati ada admin tersembunyi atau situs telah diretas, inilah waktunya untuk melakukan damage control. Lihat database Anda untuk akun pengguna dan pihak yang tidak seharusnya ada di sana, hapuslah. Lakukan clean sweep pada situs dan download plugin untuk membantu mencari jejak seseorang yang meretas situs Anda.

Ada banyak plugin yang bisa diinstall untuk membantu memindai dan mencari hack sebelum membantu Anda untuk menyelesaikannya. Cobalah VaultPress, WordFence Security atau Sucuri Security untuk membantu melawan malware dan hacks, membersihkan situs Anda dan mendeteksi ancaman.

Setelah Anda menginstall plugin yang tepat, menghapus admin tersembunyi dan membersihkan situs, Anda akan terbebas dari hackers ke depannya. Pastikan selalu mengupdate situs dan plugin untuk menghindari titik kelemahan di masa akan datang untuk WordPress Backdoor Exploit.

 

Source : www.thehosting news.com

Related posts: