Bandwidth adalah bit-rate kapasitas informasi yang tersedia atau jumlah daya yang di konsumsi yang biasanya dinyatakan dalam metrik kelipatan bit per detik. Berbagai bandwidth dapat dikelompokkan menjadi bandwidth data, bandwidth dalam jaringan ataupun bandwidth digital. Pada artikel kali ini kami akan mengulas lebih lanjut tentang bandwidth data dalam webserver.

Pada dasarnya, bandwidth webserver sudah mencapai ambang batasnya adalah hal yang sering dikeluhkan oleh para pengguna webserver. Terlebih bagi Anda yang menggunakan paket shared hosting dengan persediaan fitur bandwidth yang relatif kecil. Hal ini tentu akan menyebabkan website overload dan kelebihan beban, misalnya jika bandwidth hanya berkapasitas 5Gb atau 10Gb saja.

Dalam suatu webserver, baik shared hosting atau vps, terdapat berbagai macam ukuran bandwidth tergantung dari spesifikasi servernya. Dapat juga diartikan sebagai kecepatan melakukan loading data atau download dengan kapasitas tertentu yang dilakukan oleh pengguna internet dari hosting atau website Anda, kemudian jumlah koneksi itu akan dihitung satu persatu sesuai dengan jumlah pengunjung website. Nah, untuk mengatasi permasalahan tersebut tentunya Anda harus lebih cermat dan hemat dalam menggunakan bandwidth data dalam webserver. Nah, berikut ini adalah cara-caranya:

Menggunakan CDN (Content Delivery Network)

CDN adalah sebuah teknologi website terbaru yang berbentuk mirroring content pada website. Dengan menggunakan CDN maka berbagai konten website seperti CSS, Image, Video, Custom Scripts, Javascript, dan lainnya akan dicerminkan di server cadangan yang terletak di berbagai negara. Sehingga menggunakan CDN artinya seluruh konten akan dicopy ke server lain sehingga akan meringankan dan mempercepat proses load konten dari webserver.

Optimasi dengan Plugin

Salah satu cara meringankan beban bandwidth yaitu dengan menggunakan plugin. Misalnya, plugin W3TC (W3 total cache) untuk WordPress yang berguna untuk menyimpan cache pada web server dan web browser sehingga akan mengurangi penggunaan bandwidth. Bandwidth data dalam web server pun menjadi hemat dan tidak terlalu boros.

Optimasi pada Media

Cara optimasi penggunaan bandwidth selanjutnya adalah dengan mengecilkan ukuran file yang akan diunggah. Ukuran gambar bisa Anda kurangi, misalnya dari ukuran 568 kbps menjadi 120 kbps. Namun, jangan terlalu kecil dalam pengompresan sehingga bisa menyebabkan gambar menjadi buram. Sebaiknya Anda menggunakan aplikasi Photoshop untuk memperkecil ukuran gambar. Hal ini juga berlaku untuk file berupa video ataupun lainnya.

Pengguna web server dengan bandwidth yang terbatas sangat disarankan untuk melakukan cara-cara di atas agar optimasi ukuran website yang sebelumnya adalah 4 mb setelah dioptimasi hanya menjadi 800 kb, tentu saja hal itu sangat mempengaruhi penggunaan bandwidth. Cara yang cukup mudah, bukan? Selamat mencoba!

Related posts: