Mendaftarkan sebuah nama domain bukanlah hal sulit, namun setelah terdaftar pemula sering kali mengalami kesulitan. Pertama Anda harus memilih satu dari sekian banyak registrar berbeda dan ekstensi domain. Selanjutnya, Anda dapat memutuskan nama domain apa yang akan digunakan hingga akhirnya Anda harus mengetahui seberapa besar budget yang Anda butuhkan untuk mendapatkannya.

Hal-hal tersebut tentu dapat sedikit membingungkan, terlebih jika Anda baru pertama kali menghadapi proses ini. Tips-tips berikut ini dapat digunakan untuk membantu Anda dalam proses mendaftarkan nama domain untuk website bisnis Anda!

Periksa Registrar

Dengan begitu banyak pilihan untuk registrar domain, sangat disarankan untuk memeriksa mana yang paling cocok untuk website bisnis Anda. Pastikan nama-nama domain yang dipilih menampilkan detil kontak yang jelas pada website dan harga yang ditawarkan pun sebanding dengan servis yang diberikan. Apabila Anda telah mendaftarkan nama domain, selanjutnya Anda dapat menggunakan website Whois untuk mencari tahu siapa registrar bagi nama domain Anda.

Go Private or Stay Public?

Ketika Anda menjalani proses pendaftaran nama domain, terdapat pilihan untuk membayar dengan sedikit biaya tambahan untuk membuatnya private.  Hal ini bertujuan untuk membantu menjaga privasi Anda, tetapi juga dapat berdampak negatif pada produktivitas. Jika Anda mencoba menggunakan Whois untuk mengetahui detil yang diperlukan, maka akan terjadi masalah yang dikarenakan informasi yang tersedia tidak lagi bersifat publik.

Memilih Ekstensi yang Tepat

Dengan begitu banyak ekstensi domain baru, bisa sangat sulit untuk memilih yang tepat untuk kebutuhan Anda. Namun demikian, ekstensi domain .com masih menjadi yang teratas meski banyak nama domain lain yang lebih mahal dan tidak memakai ekstensi .com. Hal ini bergantung pada strategi bisnis Anda. Sebuah ekstensi nama domain .com mungkin dapat menjadi pilihan terbaik bagaimanapun masih ada beberapa pilihan dari ekstensi .net, .org, .biz dan lainnya yang bisa Anda gunakan.

Mengerti apa itu DNS

DNS atau Domain Name Service akan merubah IP address host Anda menjadi host names. Jika Anda menggunakan sebuah penyedia hosting di luar registrar Anda, maka harus ada penyesuaian pengaturan DNS agar sesuai dengan penyedia hosting Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk bekerja pada nama domain  yang berasal dari provider hosting Anda.

Jangan Biarkan Nama Domain Anda Kadaluarsa

Saat Anda mendaftarkan nama domain, terdapat beberapa pilihan untuk mendaftarkannya selama satu tahun, dua atau lebih lama lagi. Namun, akan tiba saatnya Anda harus membayar untuk memperbarui nama domain tersebut usai masa pendaftaran habis. Pastikan Anda melakukannya sebelum domain tersebut kadaluarsa. Sebaliknya, apabila nama domain sudah kadaluarsa, Anda harus membayar biaya tambahan yang tentu mempengaruhi website Anda.

Menariknya, Anda dapat mengatur nama domain untuk pembaruan otomatis dan bahkan dapat membelinya untuk 10 tahun atau lebih. Jadi, Anda tidak perlu khawatir domain kadaluarsa karena adanya kemungkinan pergantian alamat email dan tidak mendapatkan pemberitahuan.

Ada banyak hal yang dapat diketahui tentang nama domain anda. Gunakan tips diatas untuk membantu proses pendaftaran dan jangan takut untuk bertanya dan menghubungi support registrar domain anda saat butuh bantuan

 

Source : www.thehostingnews.com

Related posts: